Thursday, February 19, 2009

Eksoterm dan Endoterm


Ketika pada kesempatan berkunjung ke salah satu teman sejawat di SMAN 1 Banjarbaru, tanpa disangka malah bertemu dengan salah satu senior Guru Kimia yang telah purna bakti, yang akrab dipanggil Bu Wid. Dalam perbincangan singkat tersebut, masih sempat beliau menurunkan “ilmu”. Beliau menuturkan “gunakanlah benda-benda yang ada di kehidupan sehari-hari untuk menerangkan terjadinya proses kimia”.
“Misalnya untuk reaksi eksoterm dan endoterm”, kata beliau, “Saya biasanya menggunakan produk larutan penyegar “AS” yang dilarutkan ke dalam air, lalu saya suruh siswa memegang gelas yang berisi larutan tersebut”, imbuh beliau.
“Kalau untuk laju reaksi, biasanya saya menggunakan produk vitamin C “XYZ”. Satu tablet ditumbuk sedangkan satu tablet dalam bentuk kepingan, dilarutkan dalam air maka dapat dihitung kecepatan pelarutan masing-masing”, kata beliau.
Dan diskusi singkat tentang topik tersebut berakhir, karena beliau mengatakan ingin pulang dan beristirahat. Dengan dipapah beliau berjalan keluar dari ruangan (... kira-kira sejak tiga tahun yang lalu, beliau terserang stroke...)
Terima kasih Bu Wid... telah memberikan tauladan yang baik bagi juniormu. Selamat menikmati hari-harimu ...Mudahan Ibu selalu diberi keselamatan dan kesehatan... dan keikhlasan Ibu mengajar berbuah emas untuk masa depan siswa-siswa ...
Untuk SMAN 1 Banjarbaru, selamat HUT yang ke-46, tambah jaya dan prestasi selalu ...
Dari pertemuan singkat dengan Bu Wid, kira-kira prosedur pengamatan untuk “Reaksi Eksoterm dan Endoterm” adalah sebagai berkut :
1. Siapkan dua buah gelas berisi dengan air (aquades)
2. Siswa mengukur suhu larutan kedua gelas (bisa dengan meraba gelas atau kalau ada termometer lebih bagus lagi ...)
3. Larutkan produk bubuk larutan penyegar sebanyak 1 bungkus ke gelas pertama, kemudian diukur suhunya (dengan di raba atau dengan termometer ...)
4. Sedangkan untuk gelas kedua, larutkan bubuk kapur, juga diukur suhunya
5. Catat hasil pengukuran
Sedangkan untuk “Laju Reaksi” adalah sebagai berikut a;
1. Siapkan dua buah gelas berisi air (aquades)
2. Siapkan dua tablet produk vitamin C “XYZ”, yang salah satunya ditumbuk (dihaluskan) menjadi bubuk, dan juga stopwatch (atau jam tangan).
3. Pada gelas pertama, larutkan satu tablet, ukur waktu pelarutan mulai dari tablet dimasukkan sampai habisnya gelembung pada saat pelarutan.
4. Pada gelas kedua, larutkan bubuk vitamin C tersebut, dan ukur waktu pelarutan.
5. Catat hasil pengamatan
Namun Bu Wid sempat berkata,“Mungkin cara saya salah bagi teman-teman yang lain, namun itulah yang biasanya saya lakukan”.

12 komentar:

Anonymous said...

ternyata bisa koment euy

Pakacil said...

kata orang² pengalaman memang guru yg baik.
apalagi guru yang berpengalaman.
sayangnya saya kok ya memiliki pengalaman kurang bagus soal kimia ini, yg merupakan salah satu pelajaran paling menakutkan saya.
Sudah kelas III SMA masih disetrap guru kimia di depan kelas.
ahh... saya memang parah kalau soal kimia ini.
:D

fisika dasar said...

nice blog, terima kasih dah berkunjung, link sudah saya simpan di blog fisika dasar

Pendidikan Fisika (Syam) said...

Blog planologi ya? Silaturahimnya lebih inten ya.. gimana Tata Kota Bandung tahu gak? Syam

Simpang Mahar said...
This comment has been removed by the author.
Simpang Mahar said...

@pakacil
he he pakacil punya pengalaman negatif nih ... tapi bukan saya atau Bu Wid kan gurunya ...

@fisika dasar
terima kasih, saya akan pasang bannernya

@pa syam
ya pak, saya guru kimia lagi belajar planologi, ...katanya RTH bandung makin sedikit, hati-hati pak, nanti Bandung makin panas

ekoph said...

kunjungan balasan...
nice blog...
bisa belajar banyak nih dari pak guru yang satu ini...

Simpang Mahar said...

@EkopH
Sama-sama pak, saya juga baru belajar ngeblog ...

wyd said...

senang ya dibagi pengalaman dari orang yang berpengalaman...

bapak udah berapa tahun jadi guru, pak?
maklum saya rada ga punya pengalaman selain di sekolah tempat saya mengajar sekarang... ga pernah dikasih pindah tempat karena guru di tempat saya mengajar masih amat kurang...

ukhtirisars said...

Salam

kunjungan balasan..
Terimakasih atas kunjungannya.
Kita punya profesi sama, mdh2an bs banyak berbagi.
Sekali lagi trims, nice blog

Simpang Mahar said...

@wyd
saya juga baru bu, belum 10 taun, ....
kalau pengalaman juga msh sedikit
kita saling berbagi disini aja, ada tuh yang senior, tentunya banyak pengalaman ...

@ukhtirisars
terima kasih bu, sama-sama

Anonymous said...

Asw....
Napakah tarujuk ka sia nah, mudahan Hampian habarnya baik2 haja lah.
Tulung du'anya gasan kami di sini.

www.kimiagin.co.cc

 

Blogger news

Mobile Edition
By Blogger Touch